Diduga Ada Pengaturan Supplier Bahan Baku di Setiap SPPG Oleh Oknum KPPG di Sulsel
Makassar – Dugaan praktik pengaturan supplier bahan baku di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencuat di wilayah Sulawesi Selatan. Informasi ini bersumber langsung dari para pemilik yayasan yang mengelola SPPG di lapangan.
Para pemilik yayasan mengungkapkan adanya intervensi dari oknum yang mengatasnamakan KPPG wilayah Sulsel dalam penentuan supplier bahan baku. Mereka diduga mewajibkan setiap SPPG untuk mengambil bahan baku dari supplier yang telah ditentukan, bukan dari supplier pilihan yayasan sendiri.
“Setiap SPPG itu diatur suppliernya. Kami sebagai pemilik yayasan tidak bebas memilih bahan baku yang lebih murah dan berkualitas di pasaran. Semua sudah ditentukan dari atas oleh oknum KPPG wilayah,” ungkap salah satu pemilik yayasan di Sulsel yang enggan disebutkan namanya.
Praktik ini dinilai merugikan yayasan. Selain harga bahan baku yang diduga lebih mahal dari harga pasar, kualitas bahan baku yang dikirim juga kerap tidak sesuai standar. Namun para pemilik yayasan mengaku tidak berani menolak karena takut operasional SPPG mereka dihambat.
Dugaan pengaturan ini terjadi secara sistematis di hampir setiap SPPG yang ada di Sulsel. Para pemilik yayasan berharap agar pimpinan pusat dan aparat terkait segera turun tangan melakukan investigasi untuk membersihkan oknum-oknum yang memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan pribadi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak KPPG wilayah Sulsel belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.