Kapolda Sulsel Tak Gunakan Sirine di Tengah Kemacetan, Tuai Apresiasi Warga
Makassar — Sikap sederhana namun penuh makna ditunjukkan oleh Kapolda Sulawesi Selatan saat melintas di tengah kemacetan lalu lintas di Kota Makassar. Dalam situasi padat kendaraan, mobil dinas yang ditumpanginya terlihat tidak menyalakan sirine untuk meminta prioritas jalan.
Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian para pengendara lain yang berada di lokasi. Alih-alih memanfaatkan fasilitas pengawalan untuk menerobos kemacetan, Kapolda Sulsel Irjenpol Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. memilih tetap mengikuti arus lalu lintas seperti masyarakat pada umumnya.
Sejumlah pengendara mengaku merasa bangga dan terkesan dengan sikap tersebut. Menurut mereka, hal ini menjadi contoh nyata bahwa pejabat publik juga bisa menunjukkan empati dan kedisiplinan di jalan raya.
“Saya sempat lihat langsung, mobil pengawalnya tidak pakai sirine. Ini patut dicontoh, apalagi di tengah kondisi macet seperti ini,” ujar salah satu pengendara.
Tindakan tersebut dinilai mencerminkan sikap humanis serta kepedulian terhadap ketertiban berlalu lintas. Selain itu, langkah ini juga dianggap mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Pengamat transportasi menyebutkan bahwa penggunaan sirine dan pengawalan seharusnya memang dilakukan secara selektif dan hanya dalam kondisi mendesak. Oleh karena itu, apa yang dilakukan Kapolda Sulsel dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang bijak dan berorientasi pada pelayanan publik.
Masyarakat berharap sikap seperti ini dapat menjadi contoh bagi pejabat lainnya, baik di lingkungan kepolisian maupun instansi pemerintah lainnya, agar lebih mengedepankan etika serta kepatuhan terhadap aturan di jalan raya.
Dengan tindakan sederhana tersebut, Kapolda Sulsel dinilai berhasil memberikan pesan kuat bahwa keteladanan tidak harus ditunjukkan dengan hal besar, namun bisa dimulai dari hal kecil yang berdampak luas bagi masyarakat.